
The Hague – Belanda untuk pertama kalinya mengeluarkan peringatan “merah” akibat gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Peringatan ini diberikan menyusul kondisi suhu yang dinilai berbahaya di tengah meningkatnya suhu udara di Eropa.
Badan meteorologi nasional Belanda melaporkan bahwa suhu diperkirakan dapat mencapai hingga 40 derajat Celsius di beberapa daerah. Peringatan tersebut berlaku di sebagian besar wilayah negara itu.
“Situasinya berbahaya; masyarakat diminta mengikuti arahan pemerintah dan layanan darurat,” demikian pernyataan resmi otoritas meteorologi seperti dikutip AFP, Kamis (25/6/2026).
Status peringatan merah ini mencakup delapan dari total 12 provinsi di Belanda. Sementara itu, wilayah bagian utara serta Provinsi Zeeland di selatan masih berada pada status siaga oranye.
Pihak meteorologi menyebut kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung setidaknya hingga Sabtu mendatang.
Dampak gelombang panas juga mulai terasa pada sektor transportasi. Operator kereta api Belanda terpaksa mengurangi layanan akibat suhu tinggi yang memengaruhi operasional.
Selain itu, Menteri Infrastruktur Belanda mengimbau masyarakat agar membatasi perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dan hanya melakukan perjalanan jika benar-benar diperlukan, guna mengurangi risiko di tengah cuaca ekstrem tersebut.