Di era digital saat ini, kebutuhan akan kapasitas penyimpanan data yang besar dan efisien semakin meningkat. Teknologi konvensional seperti hard disk dan cloud storage menghadapi tantangan dalam hal kapasitas dan daya tahan. Sebagai solusi inovatif, para peneliti mulai mengeksplorasi penggunaan DNA sebagai media penyimpanan data masa depan.