
Jakarta – Strawberry menjadi salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya segar, manis, dan mudah dipadukan dengan berbagai makanan. Buah berwarna merah ini juga dikenal kaya vitamin dan antioksidan.
Namun, bukan berarti strawberry bisa dikonsumsi tanpa batas. Dalam jumlah berlebihan, kandungan serat dan sifat asam alaminya justru dapat menimbulkan sejumlah keluhan, terutama pada sistem pencernaan.
Menurut Cleveland Clinic, strawberry termasuk buah rendah kalori yang memiliki banyak nutrisi. Buah ini mengandung vitamin C, serat, serta berbagai senyawa antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh.
Ahli gizi Lauren Manaker juga menjelaskan kepada Delish bahwa strawberry memang punya profil nutrisi yang baik. Meski begitu, konsumsi dalam jumlah terlalu banyak tetap perlu dihindari.
Berikut beberapa efek yang mungkin terjadi jika terlalu banyak makan strawberry.
1. Bisa Membuat Perut Kembung
Strawberry mengandung serat yang cukup tinggi. Serat memang penting untuk menjaga kesehatan pencernaan, tetapi peningkatan asupan secara berlebihan dapat membuat sebagian orang mengalami rasa penuh dan kembung.
Terlebih jika tubuh belum terbiasa mendapatkan banyak serat dalam waktu singkat.
Karena itu, sebaiknya konsumsi strawberry tetap disesuaikan dengan kebutuhan serat harian dan tidak hanya mengandalkan satu jenis buah.
2. Berisiko Memicu Diare
Terlalu banyak serat juga dapat membuat proses pencernaan menjadi kurang nyaman. Pada sebagian orang, konsumsi strawberry dalam jumlah berlebihan bisa menyebabkan buang air besar lebih sering hingga diare.
Satu porsi strawberry umumnya sekitar satu cangkir atau kurang lebih 8-10 buah berukuran sedang. Jumlah tersebut dapat menjadi patokan porsi saat menikmati buah ini.
3. Lambung Bisa Terasa Tidak Nyaman
Strawberry memiliki rasa asam karena kandungan asam organik alaminya. Jika dimakan dalam jumlah banyak, sifat asam tersebut berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung bagi orang tertentu.
Mereka yang memiliki lambung sensitif juga mungkin lebih mudah mengalami keluhan seperti perih atau gejala refluks setelah mengonsumsi makanan asam secara berlebihan.
4. Tetap Perlu Memperhatikan Asupan Gula
Dibandingkan sejumlah buah lainnya, strawberry tergolong rendah gula. Meski demikian, mengonsumsinya dalam jumlah sangat banyak tetap menambah total asupan karbohidrat dan gula dari makanan.
Hal ini terutama perlu diperhatikan oleh orang yang harus mengontrol kadar gula darah, termasuk penderita diabetes.
Strawberry tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi porsinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
5. Bisa Memicu Reaksi pada Orang yang Sensitif
Sebagian orang memiliki sensitivitas atau alergi terhadap strawberry. Pada kondisi tersebut, konsumsi buah ini dapat menimbulkan reaksi seperti rasa gatal atau pembengkakan.
Jika reaksi tersebut muncul berulang setelah makan strawberry, sebaiknya jangan mengabaikannya dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
6. Mengurangi Variasi Nutrisi Jika Terlalu Fokus pada Satu Buah
Meskipun strawberry kaya nutrisi, mengonsumsi satu jenis buah secara berlebihan bukan pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan gizi.
Tubuh membutuhkan berbagai vitamin, mineral, serat, dan senyawa bermanfaat yang berasal dari beragam jenis makanan. Karena itu, strawberry sebaiknya dikombinasikan dengan buah, sayuran, sumber protein, dan makanan bergizi lainnya.
Berapa Banyak Strawberry yang Sebaiknya Dikonsumsi?
Tidak ada angka mutlak yang berlaku untuk semua orang mengenai batas maksimal makan strawberry. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda berdasarkan kondisi kesehatan, pola makan, dan kebutuhan nutrisi.
Sebagai gambaran, satu cangkir atau sekitar 8-10 buah strawberry berukuran sedang dapat dijadikan satu porsi. Konsumsi beberapa porsi dalam sehari pada umumnya masih dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, selama tidak berlebihan dan tetap disertai variasi makanan.
Jadi, strawberry tetap merupakan buah yang menyehatkan, tetapi prinsipnya sama seperti makanan lain: konsumsi secukupnya dan jangan hanya mengandalkan satu jenis makanan.