
KEJAKSAAN Agung resmi menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menggantikan Febrie Adriansyah yang mengundurkan diri. Penunjukan ini bertujuan memastikan kesinambungan penanganan perkara korupsi besar di tengah sorotan publik terhadap institusi Korps Adhyaksa.
Berikut adalah 7 fakta menarik mengenai Rudi Margono:
1. Jaksa Karier dengan Pengalaman Pengawasan
Rudi Margono bukanlah orang baru di lingkungan Kejaksaan Agung. Sebelum ditunjuk sebagai Plt Jampidsus, ia menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) sejak Desember 2024. Pengalaman di bidang pengawasan ini menjadi modal penting untuk menjaga integritas internal dalam penanganan perkara pidana khusus.
2. Pernah Lolos Seleksi Deputi Penindakan KPK
Kompetensi Rudi di bidang pemberantasan korupsi sudah teruji sejak lama. Pada tahun 2003, ia pernah mengikuti seleksi Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam proses tersebut, ia menjadi satu-satunya jaksa yang berhasil menembus posisi enam besar kandidat.
3. Mantan Kepala Kejati DKI Jakarta
Ia pernah menduduki posisi strategis sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta. Wilayah ini dikenal memiliki kompleksitas perkara hukum dan ekonomi yang tinggi, sehingga kepemimpinannya di Jakarta menunjukkan kapasitas manajerial yang mumpuni.
4. Rekam Jejak Lintas Bidang
Sepanjang kariernya, Rudi telah menduduki berbagai jabatan penting, di antaranya:
- Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jakarta
- Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT dan Yogyakarta
- Direktur di Jamdatun (Perdata dan Tata Usaha Negara)
- Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau
- Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung
5. Memulai Karier dari Bawah di Magetan
Lahir di Magetan, Jawa Timur, pada 6 Desember 1969, Rudi memulai pengabdiannya sebagai jaksa pada tahun 1994. Ia mengawali karier sebagai staf di Kejaksaan Negeri Magetan sebelum akhirnya menapaki berbagai jabatan struktural di tingkat nasional.
6. Mengisi Posisi di Tengah Sorotan Publik
Penunjukan Rudi dilakukan saat posisi Jampidsus sedang menjadi pusat perhatian pasca-mundurnya Febrie Adriansyah. Sebagai Plt, ia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan penyidikan kasus-kasus korupsi berskala besar tetap berjalan independen dan profesional tanpa hambatan transisi kepemimpinan.
7. Latar Belakang Akademik yang Kuat
Selain pengalaman lapangan, Rudi Margono memiliki kualifikasi akademik yang tinggi dengan gelar Doktor. Ia menempuh pendidikan hukum di dua universitas ternama di Indonesia, yakni Universitas Brawijaya dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Rudi Margono merupakan jaksa senior dengan pengalaman hampir tiga dekade. Tantangan terbesarnya saat ini adalah menjaga stabilitas institusi Jampidsus dan memastikan penegakan hukum pada perkara korupsi kakap tetap berjalan sesuai koridor hukum.