
Jakarta – Produk olahan susu atau dairy tidak hanya dikenal sebagai sumber protein, tetapi juga mengandung berbagai nutrisi penting yang mendukung kesehatan tubuh. Ahli gizi pun menyarankan agar beberapa jenis olahan susu dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Selain protein, produk susu juga menyediakan karbohidrat, lemak sehat, vitamin, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan kalium. Kombinasi nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan tulang, membantu pemulihan otot, hingga mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
Mengutip EatingWell (9/2), berikut empat produk olahan susu yang layak masuk ke dalam menu mingguan.
1. Keju
Keju dibuat melalui proses fermentasi dan penggumpalan protein susu hingga menghasilkan tekstur padat yang kaya nutrisi.
Makanan ini menjadi sumber protein dan kalsium dengan tingkat penyerapan yang tinggi sehingga lebih mudah dimanfaatkan tubuh. Salah satu jenis yang banyak direkomendasikan adalah keju cheddar karena mengandung protein, kalsium, serta lemak yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi.
Meski demikian, sebagian besar lemak pada keju merupakan lemak jenuh. Karena itu, konsumsinya sebaiknya tetap dibatasi dan diimbangi dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh agar kesehatan jantung tetap terjaga.
2. Susu
Susu sapi tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari susu skim tanpa lemak, rendah lemak, hingga susu full cream.
Apa pun jenisnya, susu tetap menjadi sumber protein berkualitas tinggi sekaligus mengandung karbohidrat, kalsium, serta vitamin A dan D yang penting bagi tubuh.
Mengonsumsi susu secara rutin dapat membantu menjaga kepadatan tulang, mendukung pemulihan setelah berolahraga, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
3. Plain yogurt
Yogurt tanpa tambahan gula atau plain yogurt merupakan salah satu produk fermentasi yang kaya protein sekaligus mengandung probiotik.
Bakteri baik dalam yogurt berperan menjaga keseimbangan mikrobiota usus sehingga dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.
Di antara berbagai jenis yogurt, Greek yogurt sering menjadi pilihan karena kandungan proteinnya lebih tinggi dibanding yogurt biasa. Proses penyaringannya membuat tekstur lebih kental sekaligus meningkatkan kepadatan nutrisi.
Agar manfaatnya lebih optimal, pilih yogurt tanpa tambahan gula. Jika ingin menambah cita rasa, padukan dengan buah segar, kacang-kacangan, atau granola sebagai sumber serat.
4. Kefir
Kefir merupakan minuman hasil fermentasi susu yang memiliki tekstur lebih cair dibanding yogurt dengan rasa sedikit asam dan sensasi ringan seperti berkarbonasi.
Minuman ini kaya akan probiotik, protein, kalsium, serta umumnya diperkaya vitamin D. Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, mendukung sistem imun, hingga membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Kefir juga dapat dijadikan minuman setelah berolahraga, terutama jika dipadukan dengan buah-buahan seperti beri yang menambah asupan karbohidrat dan antioksidan.
Dengan mengonsumsi keju, susu, yogurt, maupun kefir dalam jumlah yang sesuai, kebutuhan protein, kalsium, dan nutrisi penting lainnya dapat terpenuhi sebagai bagian dari pola makan sehat dan seimbang.